Evaluasi Kinerja Sensor BH1750 pada Sistem Monitoring Iluminansi berbasis Mikrokontroller
Article Metrics
Abstract view : 369 timesAbstract
Penilaian kualitas pencahayaan pada berbagai lingkungan aplikasi, termasuk fasilitas pelayanan kesehatan, sangat bergantung pada sistem monitoring iluminansi yang efektif. Perkembangan sensor cahaya digital yang dikombinasikan dengan platform mikrokontroler telah memungkinkan dilakukannya pengukuran iluminansi secara otomatis dengan biaya yang relatif rendah serta fleksibilitas implementasi sistem. Sensor BH1750 merupakan salah satu sensor cahaya digital yang banyak digunakan dalam sistem monitoring iluminansi; namun, kinerja pengukurannya perlu dievaluasi secara cermat sebelum diterapkan secara luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja sensor BH1750 pada sistem monitoring iluminansi berbasis mikrokontroler melalui analisis akurasi, presisi, dan linearitas hasil pengukuran. Pengujian dilakukan pada tiga tingkat iluminansi, yaitu rendah (≈8.000 lux), sedang (≈15.000 lux), dan tinggi (≈22.000 lux), dengan beberapa kali pengulangan pengukuran pada setiap kondisi menggunakan sumber cahaya terkontrol serta instrumen acuan terkalibrasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem monitoring yang dikembangkan memiliki akurasi pengukuran yang baik dengan nilai rata-rata galat persentase kurang dari 3%, presisi yang memadai dengan simpangan baku kurang dari 8%, serta hubungan linear yang sangat kuat terhadap instrumen acuan (R² = 0,9989). Temuan ini menunjukkan bahwa sensor BH1750 dapat diandalkan sebagai bagian dari sistem monitoring iluminansi digital untuk penilaian kualitas pencahayaan pada fasilitas pelayanan kesehatan maupun lingkungan kritikal lainnya.
References
Aldi, A., Nasrullah, E., & Sumadi. (2024). Cahaya Lampu Ruangan Menggunakan Fuzzy Logic Berbasis Mikrokontroler Arduino. JITET (Jurnal Informatika Dan Teknik Elektro Terapan), 12(1), 178–185.
CIE. (2011). ILV: International Lighting Vocabulary (CIE S 017/E:2011).
Guill, O., Gonz, D., & Garc, M. (2022). A Low-Cost Luxometer Benchmark for Solar Illuminance. Sensors, 22. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/s22197107
Hemphälä, H., Osterhaus, W., Larsson, P. A., Borell, J., & Nylén, P. (2020). Towards better lighting recommendations for open surgery. Lighting Research and Technology, 52, 856–882. https://doi.org/10.1177/1477153520903355
IEC. (2021). Medical electrical equipment – Part 2-41: Particular requirements for surgical luminaires and luminaires for diagnosis (IEC 60601-2-41:2021). https://webstore.iec.ch/publication/61012%0A
Irsyad, M., & Chadirin, Y. (2024). Designing A Room Comfort Measurement Tool Based on ESP32 Microcontroller for Thermal , Auditory and Visual Comfort. IOP Conference Series (Scopus Indexed). https://doi.org/10.1088/1755-1315/1359/1/012024
Jannah, M., & Aulia, R. (2025). Implementation of Linear Regression Method in Light Strength Measurement Using GY-30 BH1750 Sensor. Faktor Exacta, 18(1), 32–41.
Kemenkes RI. (2015). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2015 Tentang Pengujian dan Kalibrasi Alat Kesehatan. In Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Issue 16.1.2015).
Kemenkes RI. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2019 Tentang Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit. In Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://peraturan.bpk.go.id/Details/111721/permenkes-no-7-tahun-2019
Kemenkes RI. (2022). Peraturan Menteri Kesehatan No. 40 Tahun 2022 tentang Persyaratan Teknis Bangunan, Prasarana, dan Peralatan Kesehatan Rumah Sakit. In Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Issue 1309). www.peraturan.go.id
Leung, M. Y., & C D Wang. (2023). Developing a Real-time Luminous Facilities Management System in Residential Care Homes. IOP Conference Series (Scopus Indexed). https://doi.org/10.1088/1755-1315/1176/1/012013
Lumembang, M. M., & Kolibu, H. S. (2024). Rancang Bangun Luxmeter Menggunakan Sensor BH1750 Berbasis Arduino sebagai Alat Ukur Intensitas Cahaya. Jurnal FisTa : Fisika Dan Terapannya, 5(2), 106–111.
Ozturkoglu, Y., Kazancoglu, Y., Sagnak, M., & Garza-reyes, J. A. (2021). Quality Assurance for Operating Room Illumination through Lean Six Sigma. International Journal of Mathematical, Engineering and Management Sciences, 6(3), 752–770. https://doi.org/https://doi.org/10.33889/IJMEMS.2021.6.3.045
Polat, M. Y., & Özcan, A. (2023). An Arduino Based Cost Effective and Portable Luxmeter. Ziraat Mühendisliği, 377, 19–25. https://doi.org/10.33724/zm.1264739
Pratomo Handaru Jati, Dr. Eko Sulistya, M. S. (2022). Akuisisi Data Pembacaan Sensor Cahaya BH1750 oleh Smartphone dengan Modul Bluetooth dan Arduino UNO. Univeristas Gadjah Mada.
Rina, S., & Zakaria, R. (2014). Green Assessment Criteria for Public Hospital Building Development in Malaysia. Procedia Environmental Sciences, 20, 106–115. https://doi.org/10.1016/j.proenv.2014.03.015
Surya, D., Rahayu, R., & Mak, M. R. (2021). Luxmeter Design with Proximity Sensor to Efficiently Test Light Intensity and Distance on Operation Lamp in Hospitals. International Journal of Advanced Health Science and Technology, 1(1), 20–25.
Wakidi, L. F., Triwiyanto, T., Wiaam, A. N., & Ibanga, I. J. (2022). Luxmeter Equipped with Proximity Sensor for Operating Lamp Light Calibration in Hospital. Jurnal Teknokes, 15(3), 174–180. https://doi.org/https://doi.org/10.35882/teknokes.v15i3.248
Copyright (c) 2025 Rahmalisa Suhartina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











