Reformulasi Delik Keamanan Negara dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (UU No. 1 Tahun 2023): Analisis Normatif terhadap Perubahan dan Implikasi Yuridisnya

  • Dian Rahadian Universitas Cenderawasih
  • Lena Claudia Angwarmasse Universitas Cenderawasih
Keywords: Reformulasi Delik, Keamanan Negara, Analisis Normatif, Implikasi Yuridis

Article Metrics

Abstract view : 11 times

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara normatif reformulasi delik keamanan negara dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023, serta mengkaji implikasi yuridisnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif. Sumber data dalam penelitian ini berupa data sekunder yang terdiri atas bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Teknik pengumpulan bahan hukum dilakukan melalui studi kepustakaan (library research). Teknik analisis yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan metode penafsiran hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reformulasi delik keamanan negara dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 menunjukkan adanya pembaruan yang bersifat substantif dan konseptual. Analisis normatif terhadap delik keamanan negara dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 menitikberatkan pada penguatan asas legalitas dan prinsip kepastian hukum dengan menghadirkan rumusan yang lebih presisi dan operasional. Upaya tersebut sekaligus diarahkan untuk menjaga keseimbangan antara perlindungan kedaulatan negara dan penghormatan terhadap hak asasi manusia. Implikasi yuridisnya tercermin pada penegakan hukum yang lebih terarah, penerapan sanksi yang lebih proporsional, serta menyesuaikan hukum pidana dengan perkembangan teknologi dan dinamika sosial kontemporer. Namun demikian, efektivitas pengaturannya tetap bergantung pada kehati-hatian dalam penafsiran dan konsistensi putusan pengadilan, terutama dalam membedakan antara kritik yang sah dan tindakan yang benar-benar mengarah pada ancaman terhadap keamanan negara.

References

Aripkah, N., Sanata, K., & Gegana, R. P. (2025). Pembaharuan Konsep Hukum Pidana dalam Undang-Undang No. 1 Tahun 2023 Tentang KUHP. Jurnal Fundamental Justice, 6(2), 209–226.

Aritonang, D. M. (2021). Kompleksitas Penegakan Hukum Administrasi Dan Pidana Di Indonesia. Jurnal Legislasi Indonesia, 18(1), 45–58. https://doi.org/10.54629/jli.v18i1.729

Arni, I. L. (2025). Paradigma Baru dalam KUHP 2023: Tinjauan Politik Hukum dan Analisis Kebahasaan. Journal of Information Systems and Management (JISMA), 4(5), 1–5. https://doi.org/https://doi.org/10.4444/jisma.v4i5.1220

Ayu Veguita Putri Ningsih, P., Marsal, I. (2025). Politik Hukum Pembentukan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana: Peluang dan Hambatannya dalam Penegakan Hukum di Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3, 2025. https://doi.org/https://doi.org/10.61104/alz.v3i5.2375

Azil Maskur, M., Pujiyono, Cahyaningtyas, I., Azkal Fikri, W., & Rahadatul Aisy, F. (2025). Ideological Struggle in The Principle of Material Legality of the New Indonesian Criminal Code and its Future. Lex Scientia Law Review, 9(1), 1473–1499. https://doi.org/10.15294/lslr.v9i1.19743

Bego, K. C., Wijaya, C. A., Irianto, Y., & Amili, H. (2025). Paradigma Baru Hukum Pidana Nasional : Analisis Normatif Terhadap Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(11), 7482–7490. https://doi.org/10.56338/jks.v8i11.9285

Deviyanti, D. (2025). Konsep Asas Legalitas Terhadap Pengaturan Living Law dalam Pembaharuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Terkait Fungsi Penuntutan oleh Kejaksaan Republik Indonesia pada Sistem Peradilan Pidana. The Prosecutor Law Review, 3(3), 15–29. https://prolev.kejaksaan.go.id/kejaksaan/article/view/72

Dian Andriasari, D. (2017). KRITIK TERHADAP PENERAPAN PASAL 156a KUHP DITINJAU DARI PERSPEKTIF KEHIDUPAN DEMOKRASI DI INDONESIA. Veritas et Justitia, 3(2), 270–298. https://doi.org/10.25123/vej.2688

Laputigar, R., Suhadi, S., & Rodiyah, R. (2024). Integrating Due Process into The Enforcement Framework of Criminal Law Politics. Indonesian Journal of Criminal Law Studies, 9(1), 139–161. https://doi.org/10.15294/ijcls.v9i1.50293

Mubarok, N. (2024). Sejarah Perkembangan Hukum Pidana di Indonesia : Menyongsong Kehadiran KUHP 2023 dengan Memahami dari Aspek Kesejarahan Pendahuluan sampai pada masa-masa seperti ini . Dalam beberapa periode , bangsa Indonesia. Al-Qānūn: Jurnal Pemikiran Dan Pembaharuan Hukum Islam, 3(1), 45–49. https://doi.org/https://doi.org/10.15642/alqanun.2024.27.1.15-31

Natamiharja, R. (2025). Peran Negara dalam Menjamin Kebebasan Berekspresi Menurut Konstitusi dan Hukum HAM. Kajian Ilmiah Hukum Dan Kenegaraan, 4(1), 1–10. https://doi.org/10.35912/kihan.v4i1.4574

Prameswari, R. S. (2026). Tinjauan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (Kuhp) Baru. Jurnal Sosial Teknologi, 6(2), 546–553. https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v6i2.32706

Purwanti, M., Suseno, S., Idris, & Chandra, E. M. (2025). Criminal Law Reform Through the Classification: Toward a Restorative Sanctions in Indonesian Immigration Law. Lex Scientia Law Review, 9(1), 1429–1458. https://doi.org/10.15294/lslr.v9i1.21929

Rachman, A., Barasa, P., & Saputra, W. (2025). Pembaharuan Sistem Hukum Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Indonesian Journal of Criminal Law and Criminology (IJCLC), 6(3), 156–164. https://doi.org/https://doi.org/10.18196/ijclc.v6i3.28788

Ristanti, Y., & Suparidho, F. (2025). Rekonstruksi Konsep Makar Dalam Kuhp Nasional (Perbandingan KUHP Lama Terhadap Pengaturan Pemberontakan). Journal Kompilasi Hukum, 10(2), 451–463. https://doi.org/10.29303/jkh.v10i2.285

Rivanie, S. S., & Ashar, M. S. I. (2025). Reorientation of Indonesian Criminal Law Politics: Shifting Paradigm from Retributive to Restorative in Death Penalty Regulation. SIGn Jurnal Hukum, 7(2), 869–885. https://doi.org/10.37276/sjh.v7i2.544

Rohrohmana, M. I., & Soponyono, E. (2024). Treason as a Crime against State Security: A Legal Review in Indonesian Criminal Law. International Journal of Social Science and Human Research, 7(07), 5793–5797. https://doi.org/10.47191/ijsshr/v7-i07-131

Senjaya, M., & Subrata, R. (2023). Critical Review of Criminalization Policies in Law Number 1 of 2023 Concerning the KUHP. East Asian Journal of Multidisciplinary Research, 2(6), 2541–2550. https://doi.org/10.55927/eajmr.v2i6.4497

Siahaan, H. (2018). Tindak pidana terhadap keamanan negara dalam perspektif delik politik di indonesia. Masalah-Masalah Hukum, 16(3), 334–348. https://doi.org/https://doi.org/10.14710/mmh.40.3.2011.344-348

Sulistio, R., Nurjaya, I. N., & Madjid, A. (2025). The Living Law in Judicial Decisions: Formulation and Implications of the National Criminal Code. Jurnal Dinamika Hukum, 25(1), 70. https://doi.org/10.20884/1.jdh.2025.25.1.15469

Widianto, D., & Budianto, A. (2024). Reforming the Limits of Discretion and Strengthening the Police Code of Ethics in Achieving Justice in Law Enforcement. Jurnal Impresi Indonesia, 3(12), 907–915. https://doi.org/10.58344/jii.v3i12.5731

Widyawati, A., Arifin, R., Aisy, R., Abidah, S. Q., & Setyanto, H. (2024). Supervision in Integrated Justice: Legal Reform and Constructive Enforcement in the Criminal Justice System. Journal of Law and Legal Reform, 5(2), 433–458. https://doi.org/10.15294/jllr.vol5i2.3886

Yamin, B., & Rachman, M. T. (2025). Problematik Yuridis Pasal 2 KUHP Baru Dalam Perspektif Prinsip-Prinsip Dasar Asas Legalitas. Unizar Law Review, 8(2), 170–180. https://doi.org/10.36679/ulr.v8i2.106

Published
2026-04-20
How to Cite
Dian Rahadian, & Lena Claudia Angwarmasse. (2026). Reformulasi Delik Keamanan Negara dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (UU No. 1 Tahun 2023): Analisis Normatif terhadap Perubahan dan Implikasi Yuridisnya. Judge : Jurnal Hukum , 6(08), 1584-1596. https://doi.org/10.54209/judge.v6i08.2203