REKONSILIASI HUKUM SYARIAH DAN HAK ASASI MANUSIA TERKAIT LGBT
Article Metrics
Abstract view : 83 timesAbstract
Isu Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) menimbulkan perdebatan serius dalam diskursus hukum kontemporer, khususnya antara prinsip Hak Asasi Manusia (HAM) yang menekankan non-diskriminasi dan kebebasan individu dengan hukum Syariah yang memandang perilaku LGBT sebagai penyimpangan moral dan pelanggaran terhadap ketentuan Ilahi. Ketegangan ini menjadi semakin kompleks di negara-negara Muslim, termasuk Indonesia, yang memiliki fondasi moral keagamaan kuat sekaligus terikat pada kewajiban hukum internasional di bidang HAM. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan dan titik temu antara prinsip-prinsip HAM dan hukum Syariah terkait LGBT serta merumuskan model rekonsiliasi hukum yang memungkinkan harmonisasi kedua sistem tanpa menegasikan nilai dasarnya masing-masing. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), melalui analisis komparatif terhadap sumber-sumber fikih klasik dan kontemporer, hadis, serta instrumen HAM internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun hukum Syariah secara tegas melarang perilaku LGBT, nilai-nilai fundamental seperti keadilan, larangan kezaliman (ẓulm), perlindungan jiwa (ḥifẓ al-nafs), dan martabat kemanusiaan (karāmah insaniyyah) memiliki irisan substansial dengan prinsip HAM. Penelitian ini menyimpulkan bahwa rekonsiliasi hukum dapat diwujudkan melalui pendekatan maqaṣid syariah dan fikih siyasah yang adaptif, sehingga negara dapat memenuhi komitmen HAM internasional tanpa mengabaikan norma dan moralitas agama yang hidup dalam masyarakat.
References
Abdusshomad, A., Benny, K., Nawang, K., (2023). LGBT Dalam Perspektif Islam, Sosial Kewarganegaraan Dan Kemanusiaan. Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, Dan Sains Vol. 12(1): pp. 59–64.
Afridawati, (2015). Stratifikasi Al-Maqashid Al-Khamsah (Agama, Jiwa, Akal, Keturunan Dan Harta) Dan Penerapannya Dalam Maslahah. Al-Qisthu: Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Hukum 13(1): pp. 106–8.
Al-Asyʿats Al-Sijistānī bin Sulayman. (2009). Beirut: Dar al-Risalah al-Alamiyyah.
Boediningsih, W., dan Dermawan, N. P. R., (2023). Perkembangan HAM Di Indonesia Dan Problematikanya. Jurnal Sosial Hurmaniora Dan Pendidikan Vol.3(2): pp. 77–87.
Djadja, B., Nisa, C., (2023). LGBT in the Perspective of Islamic Law and Human Rights. International Journal of Application on Social Science and Humanities. Vol. 1(1): pp. 1284–91.
Innash, A. R., (2025). Realisasi Perlindungan Hukum Mengenai Hak Asasi Manusia Terhadap LGBT di Indonesia. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah. Vol. 4(6). pp. 1521-1529.
Wirahmat, H. Alfiyani, N., (2023). Pertentangan Legal Hukum LGBT Tinjauan Perspektif Sosial dan Nilai Keagamaan. SPECTRUM: Journal of Gender and Children Studies. Vol. 3(1 ). pp. 32-47
Al-Hajjaj bin Muslim. (1433). Ṣaḥiḥ Muslim. Beirut: Dar Ṭauq al-Najah.
Harapan, A. B., dan Sutardi, N. (2006). Hak Asasi Manusia Dan Hukumnya. Jakarta: CV. Yani’s.
Hayati, V. (2019). LGBT Dalam Perspektif Hukum Positif Dan Hukum Islam. Jurnal Hukum Samudra Keadilan. Vol. 14(2): pp. 290–301.
Isma’il Al-Bukhari, bin Muḥammad, (1422). Ṣaḥiḥ Al-Bukhari. Beirut: Dar Ṭauq al-Najah.
Mustiah, (2016). Lesbian Gay Bisexual And Transgender (LGBT): Pandangan Islam, Faktor Penyebab, Dan Solusinya, Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial. Vol. 3(2). pp. 258-273.
Sabiq, Sayyid. (2010). Fiqih Sunnah, Al I’tishom. Jakarta.
Sutiyoso, B. (2016). Konsepsi Hak Asasi Manusia Dan Implementasi Nya Di Indonesia. UNISIA 44: pp. 84–94. doi:https://doi.org/10.20885/unisia.v0i44.5879.
Umar, H. M. (2021). Islamic Law Perspective On LGBT Behavior (Lesbian, Gay, Bisexsual, Transgender). International Journal of Southeast Asia Vol. 2(2): pp. 68–81.
Muslich, dan Ahmad, W. (2005). Hukum Pidana Islam, Sinar Grafika. Jakarta.
Wahyuni, F. (2018). Sanksi Bagi Pelaku LGBT Dalam Aspek Hukum Pidana Islam Dan Kaitannya Dengan Hak Asasi Manusia. LEX LIBRUM : JURNAL ILMU HUKUM Vol. 4(2). pp. 726–35.
Hanif, H. A., I. Listyorini, (2024). LGBT dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam. ABHATS: Jurnal Islam Ulil Albab. Vol. 5(2), pp. 13 – 24.
N. H. M. Siregar, S. A. Hsb, U. Hasanah, (2025). Menyelami Konsep dan Nilai-nilai HAM dalam Perspektif Hukum Islam. Desentralisasi : Jurnal Hukum, Kebijakan Publik, dan Pemerintahan. Vol. 2(2). pp. 126-139.
Sulistyaningrum, D. E., Suryadi, M. Achwan, M. Y. E. Listyowati, Husin, (2025). LGBT dalam Perspektif Hukum Islam dan HAM. Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora. Vol. 5(3). pp. 1011-1025.
Wijayanto, E., dan Hasibuan, N. (2023). Moralitas Hukum, LGBT Dan Hak Asasi Manusia Dalam Perspektif Fikih Siyasah. AL-USARIYAH : Jurnal Hukum Keluarga Islam. Vol. 1(1): pp. 18–23.
Putri, D. W. D. (2022). LGBT dalam Kajian Hak Asasi Manusia di Indonesia. IPMHI Law Journal, 2(1): pp. 88-100.
Muzakkir, (2021). LGBT Dalam Perspektif HAM dan UUD 1945. Jurnal Al Mashaadir, Vol. 2 (1). pp. 1-14.
Handriana, R. E. M. T., (2023). Upaya Penganggulangan LGBT dari Perspektif HAM dan Keadilan Bermartabat. Citra Justicia. Vol. 24(1). pp. 94-101.
Yansyah, R. dan Rahayu. (2018). Globalisasi Lesbian,Gay,Biseksual, dan Transgender (LGBT): Perspektif HAM Dan Agama Dalam Lingkungan Hukum Di Indonesia. Jurnal Law Reform Vol. 14(1): pp. 132–46.
Zaini, H. (2016). LGBT Dalam Perspektif Hukum Islam. Jurnal Ilmiah Syariah, Vol. 15(1). pp. 64-74.
Isa Al-Tirmizi, bin Muḥammad. (1996). Sunan Al-Tirmizi. Beirut: Dar al-Gharb al-Islami.
Habibah, N. F., (2023). Peran Martabat Manusia dalam Menyikapi LGBT: Perspektif Islam, Ham dan Maqosidh Syariah. NIZHAM, Vol. 11(2). pp. 1-10.







